BLOG INI MASIH DALAM TAHAP SOFT LAUNCHING, MOHON DUKUNGANNYA UNTUK MENYELESAIKAN KONSTRUKSI, LESTARIKAN ALAM INDONESIA Indahnya Ranu Kumbolo, Semeru Jilid 1

Tuesday, 11 November 2008

Indahnya Ranu Kumbolo, Semeru Jilid 1

. Tuesday, 11 November 2008 .

bestKumbolo

Salam Lestari.

Akhirnya waktu yang saya tunggu-2 datang juga. Saya menunggu karena postingan saya pada kesempatan ini akan menampilkan foto-2 terindah ketika saya berada di Ranu Kumbolo. Ranu artinya danau. Danau ini terletak dalam jalur pendakian ke Gunung Semeru. Jadi walaupun kita berniat hanya melihat atau bermalam di danau ini, kita tetap harus ijin ke pos pendakian di desa Ranu Pani, desa terakhir sebelum Semeru.

Foto di samping adalah salah satu view yang diambil dari sisi timur Ranu Kumbolo atau Ranu Gumbolo. Unutuk sampai di danau yang eksotis ini, kita dapat berjalan kaki sekitar 3-4 jam atau menggunakan sepeda. Ingat sobat, artikel ini memberi efek samping pada pembacanya, yaitu “kepingin” alias ingin segera ke sana.

gapura

gapura2

Sebelum sampai di pos pendakian Ranu Pani, jangan lupa untuk mengurus ijin di pos perhutani yang berada di kota Tumpang, Malang. Dua foto di atas adalah gapura yang bertuliskan “SELAMAT DATANG DI TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU”. Gapura ini pasti kita lewati ketika dalam perjalanan menuju pos pendakian Ranu Pani. Untuk menuju ke sana, sobat bisa menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa jip yang mangkal di pasar Tumpang.

sabana 

Jangan sekali-kali mengantuk atau bahkan tertidur karena sobat akan kehilangan pemandangan yang indah di kanan kiri jalan.

pos

Akhirnya sampai juga kami di pos pendakian. Oh iya saya belum memperkenalkan siapa saja yang go with me. Seperti biasa saya, Ayah, Mas Heru, dan adik Mas Heru yang bernama Riska serta teman sekelasku IPA 1 SMAN 1 Gedeg Mojokerto, Erik.

kumbolo

Ini dia danau indah nan menawan hati Ranu Kumbolo. Sebenarnya masih banyak pengalaman kami ketika dalam perjalanan ke danau ini, tapi keadaan alam tidak memungkinkan karena hujan turun mengguyur sepanjang perjalanan.

kumbolo2

Indahnya Ranu Kumbolo dengan backgorund dua bukit yang gagah. Maaf, pada waktu itu kami bangun terlambat sehingga matahari yang terbit di antara dua bukit itu terlewatkan. Suhu di sekitar danau ini berkisar antara 5-7 derajat celcius, cukup membuat sobat menaruh kedua tangan di dada. Bahkan suhu akan mencapai 0 derajat celcius di musim kemarau.

kumbolo3

Ada yang mancing tuh. Memang kita bisa memancing di danau ini. Jadi, apabila sobat berhobi memancing dan ingin suasana baru, maka danau ini saya rekomendasikan.

kumbolo4

Berhubung waktu itu adalah musim hujan, maka tidak banyak pendaki yang terlihat, mungkin hanya 10 tenda di sekitar Ranu Kumbolo. Angka ini akan berubah menjadi 30 kali apabila sobat mendaki pada tanggal 17 Agustus atau disebut dengsan hari kemerdekaan Republik kita tercinta Indonesia.

kumbolo5

Foto di atas diambil dari dataran yang lebih tinggi, yaitu Tanjakan Cinta atau Bukit Cinta. Mengapa disebut demikian? Menurut kepercayaan beberapa orang, jika kita mendaki tanjakan cinta tanpa menoleh ke belakang (arah Ranu Kumbolo) dan kita memikirkan orang yang kita cintai, maka kemungkinan akan bersemi benih-2 cinta (ciye…puitis banget).

oro2ombo

Setelah kami sampai di akhir Bukit Cinta, kami dihadapkan oleh indahnya ciptaan Allah. Oro-oro Ombo (3O/triple O) adalah padang rumput yang sangat luas. Untungnya kami di sana ketika musim hujan, sehingga rumput masih segar dan berwarna hijau.

oro2ombo2

Jika sobat sudah merasa ada efek samping karena foto-foto di atas, maka saya anjurkan untuk cepat-2 pergi ke sana. Jika belum, maka lihat foto-2 di bawah ini.

letusan

Letusan Semeru dapat kita saksikan dari area triple O ini.

situs

situs3

Setelah kami puas berjalan-jalan, maka kami kembali ke Ranu Kumbolo di mana tenda kami berdiri. Di atas adalah foto situs peninggalan masa lalu yang berada di bawah tanjakan cinta atau di sebelah barat Ranu kumbolo. Sepertinya batu itu ada tulisannya, coba kita lihat lebin dekat.

situs2

Waduh ini sih tulisan “Aksara Jawa”, terkhir saya mendapat pelajaran ini sewaktu SMP.

persiapan

Matahari mulai meninggi, kami harus segera pulang karena keesokan harinya kami harus melanjutkan kegiatan sehari-hari, yaitu bersekolah bagi saya, Riska, dan Erik, serta bekerja bagi Ayah dan Mas Heru.

foto

Sebelum berangkat, foto dulu ah…

dekstop

Melihat foto di atas jangan dipikir saya ambil dari tema dekstop komputer saya. Ini asli saya ambil dari kamera HP saya yang sudah beresolusi 2 megapixel. Sayangnya HP tersebut diambil orang tidak bertanggung jawab hikz…hikz…

bestKumbolo

Yang satu ini adalah salah satu jepretan terbaik terhadap Ranu Kumbolo (sepertinya sama seperti foto pertama). Sebenarnya saya ingin mencari foto yang asli tanpa ada tulisannya, tapi koq tidak ketemu.

 sabana2

Setelah melapor ke petugas pos pendakian bahwa kami sudah pulang, kami melanjutkan perjalanan kembali ke Mojokerto. Sebelum sampai pada gapura seperti foto yang ada di awal artikel ini, kami disuguhkan pemandangan sabana lereng Gunung Bromo yang berada di komplek Gunung Tengger.

sabana3

Ini juga salah satunya. Indah bukan?

bathok

Sebelum meneruskan perjalanan, kami memutuskan untuk melihat Gunung Bromo. Namun, sayangnya cuaca tidak mendukung. Kabut mulai menebal dan hujan turun dengan malu-malu kucing.

Inilah akhir perjalanan saya di Semeru, tepatnya Ranu Kumbolo. Silahkan tunggu perjalanan saya di Semeru pada jilid berikutnya dan perjalanan saya yang lain.

Lestarikan alam Indonesia

9 comments:

ymut's said...

udah kesana 2 tahun lalu, tapi liat ranu gumbolo jadi pengennnnnnn lagi. waaawaaa

suwung said...

belom pernah kesana
tapi dah dilarang naik gunung ama mboke rangga

fie said...

whaa..... mau ke semeru donk

arifyulianto said...

thun lalu hbs idul fitri q nympe pncak mahameru,klo gk pas ramadhan tahun ne 17 agustus ma tmen2 pnya plan k sna lg.so d undur hbs idul fitri lg......

Anonymous said...

iki koncoku yo???ayub??

sungreen said...

:)

Anonymous said...

=))

Rosdi Yandoko said...

mau nanya kalau di ranukumbolo ja ijinya juga pake surat sehat..?

Gunung Semeru said...

Wow mantap Gan... Pengen kesana lagi dan lagi.

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

Terimakasih telah sudi membaca artikel ini, penulis tidak butuh penghargaan yang berlebih. Penulis hanya meminta kesediaan sobat untuk mengisi pesan di kotak komentar.

 
alam-indonesia.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com